Minggu, 29 September 2013

TUGAS ILMU PRODUKSI TERNAK UNGGAS
PETERNAKAN AYAM BROILER DESA TUNAS AUR
 INDARALAYA, OGAN ILIR
n47650034421_1453985_1548.png





OLEH:
·         Erra Kartika (05111004017)
·         Riski Wulandari (05111004024)
·         Inda Purnamawati (05111004023)
·         Andrian Ali Akbar (05111004007)
·         Rendi Indra Gunawan (05111004027)
·         Sofi Ari Suteja (05111004001)
·         M Panji Anugrah (05111004037)

DOSEN PEM : FITRI NOVA LIYA LUBIS, S.Pt, M.Si





PROGRAM STUDI PETERNAKAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2013
Deskripsi Desa Tunas Aur, Indralaya

            Desa Tunas Aur merupakan pemekaran dari Desa Talang Aur. Desa Tunas Aur berbatasan dengan desa Talang Aur dan Desa Sudi Mampir. Berdasarkan keterangan kepala desa Tunas Aur Bapak Ahmad Suandi, S.Ag, Populasi penduduk di Desa Tunas Aur mencapai 1424 orang, yang terdiri dari 369 kepala keluarga. Di desa Tunas Aur mayoritas pekerjaan masyarakat disana bertani dan beternak. Jumlah rumah tangga peternak di desa Tunas Aur yaitu 150 keluarga. Kebanyakan pekerjaan utama masyarakat desa Tunas Aur adalah petani dan beternak kadang di jadikan pekerjaan sampingan saja, namun hampir setiap rumah mempunyai ternak peliharaan walaupun dalam skala kecil. Peternakan di desa Tunas Aur masih tergolong tradisional. Tetapi sudah ada beberapa peternakan dengan skala besar berada di desa ini, bahkan mereka sudah puluhan tahun menekuni usaha khususnya ternak ayam broiler dengan skala besar.
            Berdasarkan survei yang kami lakukan, akhir-akhir ini banyak kendala yang di alami oleh masyakat peternak desa Tunas Aur. Salah satu kendala yang paling sering dialami yaitu mengatasi penyakit-penyakit yang dialami ayam-ayam broiler mereka sehingga banyak ternak mereka yang mati tiba-tiba, akibatnya mereka mengalami kerugian. Oleh karena itu bahkan ada salah seorang peternak mengaku kerugiannya mencapai belasan juta rupiah, sehingga dia berangggapan usaha beternak sekarang tidak menjanjikan lalu untuk sementara waktu istirahat menjalankan usaha tersebut.











Gambar deskripsi Desa Tunas Aur
Nama : ERRA KARTIKA
NIM : 05111004017
Data pemilik ayam broiler
Nama peternak                        : Ruslan
Umur                                       : 60 th
Pekerjaan                                 : Peternak
Nama istri                                : Rumnah
Umur                                       : 50 th
Pekerjaan                                 : *Ibu rumah tangga
                                                * Penenun kain  songket

A. Deskripsi Peternakan Ayam Broiler milik bapak Ruslan
            Bapak Ruslan adalah salah satu peternak desa Tunas Aur yang tertua, Beliau telah menekuni usaha beternak ayam broiler sejak tahun 1993. Populasi ayam broiler Pak Ruslan 1000 ekor dengan masa panen 40 hari, berat rata-rata satu ekor ayam mencapai 1,8 kg/ekor. Pak Ruslan menggunakan tipe kandang panggung dengan jumlah kandang empat buah.
B. Biosekurity           
Bapak Ruslan bercerita tentang bagaimana menjaga kesehatan ayam broilernya, untuk menjaga kesehatan ternak ayam broilernya saat ayam pertama kali datang akan diberikan air gula agar DOC atau anak ayam tidak mengalami stress, lalu pada 3 hari kemudian ayam-yam tetsebut di vaksinasi dengan menggunakan tetes mata, agar terhindar dari penyakit-penyakit yang biasa menyerang ayam. Kemudian samapi umur 10 hari ayam-ayamnya di beri vitamin “vitachick” agar nafsu makan ayamnya baik dan sehat, selain itu beliau juga memberikan obat-obatan tradisional yaitu buah mengkudu, di sini buah mengudu tersebut diparut lalu hasil parutannya di cam[purkan pada air minum ayam broiler. Menurut bapak Ruslan buah mengkudu tersebut berkhasiat menjaga performa tubuh ayam broilernya
C. Permasalahan.
            Penyakit-penyakit yang sering dialami oleh ayam Broiler pak Ruslan adalah bengkak pada kaki karena kaki-kaki ayam tersebut sering terperosok pada alas kandang, selain itu juga penyakit ngorok juga di alami oleh ayam broilet pak Ruslan. Berdasarkan keterangan bapak Ruslan usaha beternak sekarang sudah tidak menjanjikan lagi, sekarang harga pakan dan bibit melonjak mahal. Harga bibit perekor sekarang Rp. 6.300/ekor sedangakn untuk harga pakan sekarang Rp. 320.000/ 50kg(karung). Setiap 100 ekor ayam dapat mengabiskan 20kg pakan jadi kebutuhan 1000 ekor ayam bisa mencapai 200kg pakan. Saat penjualan harga ayam sekarang hanya Rp.15.000/kg. Sehingga keuntungan yang di dapatkan tidak sebanding dengan modal yang telah di keluarkan, bahkan bapak Ruslan pernah mengalami kerugian.
Gambar kandang pak Ruslan














 2. PETERNAKAN PUYUH (Andrian Ali Akbar)
Data pemilik puyuh
Nama peternak                        : Bapak Darmaji
Umur                                       : 43 th
Pekerjaan                                 : Petani (padi)
Nama istri                                : ibu Ana
Umur                                       : 34 th
Pekerjaan                                 : Ibu rumah tangga
A. Deskripsi peternakan
            Bapak Darmaji yang memiliki pekerjaan utama sebagai petani padi ini memiliki usaha sampingan berupa beternak burung puyuh. Puyuh milik bapak darmaji sendiri dipelihara dari kecil atau dari umur 10 hari. Bapak darmaji membeli puyuh dengan harga bibit Rp. 5000/ekor. Populasi puyuh bapak darmaji berjumlah 600 ekor yang merupakan ternak yang sangat menjanjikan ini sangat berperan penting dalam membantu meningkatkan ekonomi keluargga tersebut. Menurut tutur kata pak darmaji, dalam membangun usaha ini, membutuhkan kesabaran dan tingkat keuletan yang sangat tinggi, karena untuk membangun suatu usaha kita harus rajin,ulet,semangat dan pantang menyerah, sehingga dapat memberikan hsasil ysang memuaskan.namun saat ini bapak darmaji belum meneruskan usaha sampingannya tersebut karena waktunya tersita untuk mengurus sawah.
            Pakan yang digunkan adalah pakan yang dijual dipasaran yang berkisar antara 320 ribu rupiah.selain menggunakan pakan instan, pak darmaji juga menggunakan pakan tambahan, seperti : dedak+jagung.
Setelah masa pemeliharaan 1 tahun, puyuh milik pak darmaji bertelur. Dalam 1 kali panen bapak darmaji dapat menghasilkan 6 kg telur. Hasil panen telur dipasarkan sendiri oleh bapak darmaji kepasar tradisional terdekat. Telur puyuh hasil panen dijual dengan kisaran harga 25 ribu/kg.


Nama : RENDI INDRA GUNAWAN
NIM :05111004027
3. Peternakan Ayam broiler ( Rendi indra gunawan)
Nama Pemilik Peternakan Bapak Usman dan Ibu Khadijah, Usaha peternakan mereka di bangun pada tahun 2007 dan sampai sekarang mereka telah beternak selama 6 tahun selain beternak usaha mereka adalah bertani. Mereka memiliki 2 kandang yang masing-masing kandang memiliki kapasitas 750 ekor kandang. Kandang yang mereka miliki adalah jenis kandang panggung. Pada mulanya mereka beternak ayam potong sebanyak 1500 ekor dengan harga bibit yang mereka beli adalah 750 ribu perkotak ayam dengan isi 100 ekor perkotak dan pakan yang mereka berikan adalah pur dengan harga 350 ribu per karungnya dan vaksinasi yang mereka berikan pada ternak ayam tersebut adalah dengan melalui tetes mata. Melalui usaha ternak tersebut Mereka mendapat keuntungan sebesar 6juta sekali panen. Namun pada tahun 2011 kemarin ayam mereka mati pada umur 18 hari dengan gajala bengkak pada kaki dan muka ayam tersebut. Dalam waktu 2 hari ayam mereka mati 1000 ekor dan sisa ayam mereka 500 ekor lagi yang masih hidup. Karena takut akan mengalami kerugian yang semakin besar, maka mereka menjual 500 ekor ayam tersebut dengan harga 12ribu/kg.
Karena mereka telah mengalami kerugian yang sangat besar dan akhirnya sekarang mereka pindah dari usaha beternak ayam potong menjadi beternak bebek serati sebanyak 100 ekor dan ayam kampung sebanyak 60 ekor, pakan yang di berikan adalah dedak+nasi+padi.
Asalan mengapa mereka lebih memilih beternak bebek serati adalah karena daya tahan bebek serati lebih kuat di bandingkan dengan ayam potong sehingga lebih resisten terhadap penyakit








4. Peternakan Ayam Broiler
Nama : INDA PURNAMAWATI
NIM : 05111004023
A. Data pemilik ayam broiler
Nama peternak                        : Bapak zulaini
Umur                                       : 45 th
Pekerjaan                                 : Peternak ayam broiler
Nama istri                                : ibu Yusmiah
Umur                                       : 38 th
Pekerjaan                                 : *Ibu rumah tangga
B. Deskripsi Perternakan
Peternakan milik Bapak Zulaini ini yang berada di Desa Tunas Aur adalah jenis ayam broiler, ayam yang dimanfaatkan dagingnya untuk di konsumsi. Populasi ayam broiler milik bapak ini berjumlah 2000 ekor dengan kandang berjumlah 2, jadi dalam satu kandang terdapat 1000 ekor ayam dengan luas kandang 7 x 20m2. Jarak kandang dari rumah kurang lebih 10m. Jarak ini sangat tidak sesuai dengan peraturan yang ada, yang menyebutkan bahwa yang seharusya jarak kandang dengan perumahan warga itu 10km. Jarak yang tidak sesuai itu dapat berdampak negatif pada warga yang bermukim di sekitar kandang tersebut, penyebaran penyakitpun dapat lebih cepat menyebarnya. Ternak ini dipelihara hanya sampai 5 bulan. Untuk menjaga kesehatan ternak- ternaknya bapak zailani memberikan vaksinasi pada saat 3 hari setelah masuk. Pada saat berusia 10 hari bapak zailani memberikan vita chick agar nafsu ayam bertambah.
C. Permasalahan yang dihadapi
Banyak kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh bapak zailani dalam beternak ayam broiler ini, mulai dari harga bibit yang semakin mahal. Biasanya bibit ayam di dapatkan hanya sekitar Rp 400000-Rp 500000 per 100 ekor ayam. Namun kini bibit ayam berkisar antara Rp 700000-Rp 750000 per 100 ekor ayam. Kemudian harga pakan yang kian hari kian melonjak. Ini pula yang di keluhkan rata-rata peternak di desa tunas aur ini, dengan harga pakannya Rp 275000. Harga pemasaran yang turun, yang juga di keluhkan oleh bapak ini. Saat ini kandang ternak ayam broiler milik bapak Zailani sedang kosong atau kering kandang, karena ayamnya banyak yang mati. Ayam broiler milik bapak ini terserang penyakit flu burung. Dari 2000 ekor ayam yang bisa terjual hanya 400 ekor. Kerugian yang di tanggung oleh bapak zailani ini sekitar 15 juta.

















Nama : RIZKI WULANDARI
NIM : 05111004024
1. PETERNAKAN AYAM BROILER  ( Rizki wulandari)
Data pemilik ayam broiler
Nama peternak                        : Bapak hasan
Umur                                       : 52 th
Pekerjaan                                 : Petani (padi)
Nama istri                                : ibu Azimah
Umur                                       : 47 th
Pekerjaan                                 : *Ibu rumah tangga
                                                * Penenun kain  songket
A. Deskripsi peternakan
            Peternakan milik bapak hasan ini merupakan peternakan yang mengembangbiakkan ayam pedaging atau ayam broiler. Populasi ayam milik bapak hasan ini berjumlah kurang lebih 300 ekor ayam broiler jenis white leghorn. Peternakan ayam broiler milik bapak hasan ini terletak di desa Tunas Aur  Kecamatan Inderalaya, Kabupaten/kota Ogan Ilir, Provinsi Sumatera selatan . Ayam broiler milik bapak hasan dipelihara didalam 2 kandang berukuran 3 X 15 m untuk masing-masing kandang dengan jarak 2 m antar kandang. Kandang milik bapak Hasan ini terletak tepat di belakang rumah bapak hasan dengan jarak rumah dengan kandang ayam kurang lebih 5 m.  Jarak tersebut sebenarnya sangat tidak sesuai dengan syarat kandang yang ideal yaitu 10km dari perumahan penduduk , karena dapat menyebabkan penyebaran penyakit kepada penduduk atau pemilik akan menjadi lebih cepat. Kandang ayam ini dikelilingi rawa, jadi jika kita ingin ke kandang tersebut kita harus menyebrang dengan menggunakan sampan terlebih dahulu. Selain itu daerah yang sebagian besar adalah rawa mengakibatkan penyebaran penyakit melalui vector akan lebih mudah. Model kandang adalah kandang terbuka (open house), terbuat dari bambu dan atapnya terbuat dari daun rumbia.
B. Permasalahan yang dihadapi peternak
            Pada dasarnya masalah yang dihadapi peternak di desa Tunas Aur  Kecamatan Inderalaya, Kabupaten/kota Ogan Ilir ini adalah penyakit yang tiba-tiba menyerang ternak mereka sehingga mengakibatkan ayam mereka mati dalam satu waktu secara bersamaan. Begitu pula yang dihadapi oleh bapak hasan, penyakit yang tiba-tiba menyerang tidak diketahui oleh bapak hasan, namun gejala yang timbul seperti pembengkakan pada kepala dan kaki ayam. Para peternak menyangka penyakit yang menyerang ayam mereka adalah flu burung tapi kami menganalisa dari gejala yang timbul diperkirakan ayam tersebut terserang snot.
Masalah lain yang dihadapi oleh peternak adalah harga pakan yang mahal, untuk kisaran harga pakan instan yang mereka beli berkisar Rp. 275.000/ karung.         Sedangkan semakin bertambah umur ayam maka semakin tinggi konsumsi akan pakan tersebut. Masalah ini seakan sejalan dengan harga jual ayam broiler yang murah berkisar Rp. 12.000/kg untuk berat panen  2kg.
            Harga bibit juga menjadi masalah walaupun tidak begitu menjadi masalah utama. Harga bibit untuk satu kotak DOC yang berisi 100 ekor DOC Rp. 670.000, berarti untuk satu ekor DOC harganya Rp. 6.700, padahal peternakan broiler milik bapak hasan ini masih tergolong peternakan yang bersifat konvensional.
C. Biosekurity
            Untuk tingkat keamanan di peternakan bapak hasan ini cukup aman dari gangguan maling  dan hewan pengganggu seperti kucing liar dll. Namun untuk bio security terhadap bibit penyakit dan mikroba penyebab penyakit masih sangat besar kemungkinan untuk terjangkit dari satu ayam kea yam lain. Karena peternakan ini masih bersifat konvensional maka biosekurity dari vector, ayam lainnya, manusia dan peralatan masih kurang dijaga oleh bapak hasan karena beliau tidak mengetahui biosekurity sangat besar manfaatnya dalam usaha pemutusan terhadap bibit penyakit.



6. PANJI ANUGRAH
NIM : 051110040
Peternakan itik
Data pemilik
Nama pemilik  : Bapak ali hasan
Umur               : 40th
Pekerjaan         : Petani
Nama istri        : Ibu badriyah
Umur               : 32 th
Pekerjaan         : Ibu rumah tangga
A. Deskripsi peternakan
            Keluarga bapak Ali hasan dan ibu Badriyah ini sudah beternak itik selama 2 tahun terakhir, Populasi itik milik bapak ali hasan ini kurang lebih 150 ekor . Itik milik bapak alihasan dipelihara dalam 2 kandang yang terletak di belakang rumah bapak ali hasan dengan jarak sekitar 3m dari belakang rumah. Bapak hasan sendiri beternak sebagai usaha sampingan belaka, sedangkan pekerjaan utama bapak alihasan adalah sebagai petani padi. Itik-itik ini dipalihara secara intensif yaitu pada pagi hari dikeluarkan atau diliarkandi alam bebas sedangkan pada sore hari kembali dikandangkan. Pada awal nya bapak ali hasan membeli bibit dengan harga Rp. 7000/ekor. Itik milik bapak ali hasan sendiri sangat resisten terhadap penyakit sehingga tidak diberikan vaksin sama sekali. Bapak ali hasan panen selama 3bulan.








7. SOFI ARI SUTEJA
NIM : 05111004001
Peternakan itik
Data pemilik
Nama pemilik  : Bapak sarkowi
Umur               : 63 th
Pekerjaan         : Petani
Nama istri        : Ibu masitah
Pekerjaan         : * Ibu rumah tangga
                        : * Usaha warung
A. Deskripsi peternakan
            Peternakan milik bapak sarkowi ini sudah berdiri sekitar 4 th lalu. Bapak sarkowi menjadikan peternakan sebagai usaha sampingan karena pekerjaan utama bapak sarkowi adalah sebagai petani padi di desa nya.Populasi itik milik bapak sarkowi kurang lebih 300 ekor. Pada awalnya bapak sarkowi membeli bibit dengan harga rp. 7000/ekor. Itik-itik tersebut dipelihara dalam sebuah kandang dibelakang rumah bapak sarkowi dengan jarak 5m dari pekarangan.

            Untuk pakan yang dikonsumsi oleh itik tersebut adalah dedak yang dicampur dengan nasi, dengan pemberian pakan pada pagi dan sore hari. Untuk penjualan itik tersebut pak sarkowi memasarkan sendiri itik untuk pedaging dengan kisaran harga Rp.12.000/ekor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar